Siapkan Kuota 450 Penerima, Bupati Adi Arnawa Godok Program Beasiswa ‘Nak Badung’ untuk S-1 dan Profesi

Bupati Wayan Adi Arnawa memimpin jalannya Sosialisasi Beasiswa Nak Badung Tahun 2026 di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung, Jumat (29/5).

BADUNG, KABARBALI.ID — Pemerintah Kabupaten Badung meluncurkan investasi strategis jangka panjang di sektor pendidikan guna mencetak sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompetitif. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memimpin langsung jalannya Sosialisasi Program Beasiswa ‘Nak Badung’ Tahun 2026 yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Perguruan Tinggi se-Provinsi Bali di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung, Jumat (29/5/2026).

Program beasiswa terintegrasi ini dirancang sebagai langkah taktis daerah dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkeadilan. Selain itu, program ini menjadi bagian penting dari dokumen RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2025–2029.

“Bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri jika tidak mempunyai SDM yang mumpuni? Maka dari itu, saya berharap melalui sosialisasi ini kita bisa menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dengan sektor akademis dalam mencetak generasi emas yang unggul dan berdaya saing global,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Bertumpu pada Dua Pilar: Jalur Motivasi dan Afirmasi

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa memaparkan bahwa struktur program Beasiswa Nak Badung bertumpu pada dua pilar skema utama yang menyasar klaster pendidikan berbeda.

Pertama adalah Beasiswa Motivasi yang diperuntukkan bagi siswa aktif pada jenjang SMA/SMK. Kedua adalah Beasiswa Afirmasi yang dialokasikan khusus bagi mahasiswa yang menempuh jenjang sarjana (S-1), diploma empat (D-4), maupun program pendidikan profesi dengan kriteria ketat yang telah ditetapkan pemda.

“Rencananya nanti pada tanggal 9 Juni 2026 program ini akan resmi dilaunching, sekaligus dilakukan penandatanganan MoU bersama perguruan tinggi yang terlibat. Tahun ini kami siapkan kuota untuk 450 orang penerima, astungkara kuota tersebut bisa terpenuhi secara maksimal,” imbuhnya.

LLDikti VIII Ingatkan Kampus Jaga Mutu Akreditasi Prodi

Merespons terobosan progresif tersebut, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, menyatakan apresiasi serta dukungan penuh dari otoritas pendidikan tinggi wilayah.

Meski demikian, ia mengingatkan agar perguruan tinggi yang nantinya menjalin kemitraan strategis dengan Pemkab Badung harus berkomitmen menjaga mutu serta standar akademik secara konsisten.

“Saya berharap perguruan tinggi yang diajak bekerja sama memiliki program studi (prodi) yang berkualitas dengan akreditasi minimal ‘Baik’ maupun ‘Sangat Baik’. Hal ini krusial agar output lulusan dari program Beasiswa Nak Badung ini benar-benar memiliki kualitas makro yang kompeten di dunia kerja,” tegas I Gusti Lanang Bagus Eratodi.

Agenda sosialisasi berskala besar ini turut dikawal oleh elemen legislatif dan birokrasi teras Bumi Keris, di antaranya Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekretaris Daerah Badung I B Surya Suamba, jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, serta jajaran Tim Perumus Kebijakan Daerah Kabupaten Badung. (Gus-Kab).

kabar Lainnya