Tiga Ruangan SDN 4 Tianyar Barat Terbakar, Bupati Gus Par Pastikan Pembelajaran 103 Siswa Tetap Jalan

Puing-puing sisa kebakaran ruang guru dan kelas di SDN 4 Tianyar Barat, Kubu, Karangasem, Minggu (6/9/2026).

KARANGASEM, KABARBALI.ID – Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), meninjau langsung lokasi musibah kebakaran yang menghanguskan tiga bangunan di SDN 4 Tianyar Barat, Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Minggu (6/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara dekat dampak kerusakan fisik bangunan pascakebakaran yang melanda sekolah terluar di utara Karangasem itu pada Sabtu (5/9/2026) malam.

Dalam insiden tersebut, kobaran api melalap tiga ruangan vital, yakni ruang guru, perpustakaan, serta ruang kelas VI beserta seluruh isi inventaris di dalamnya.

Kehadiran Bupati Gus Par menjadi bentuk perhatian dan tanggap cepat Pemerintah Kabupaten Karangasem terhadap warga sekolah yang terdampak.

Bupati menegaskan komitmen Pemkab Karangasem untuk segera melakukan penanganan darurat agar aktivitas pendidikan di sekolah berbatasan langsung dengan Kabupaten Buleleng itu tidak lumpuh.

“Penanganan pascamusibah ini harus berjalan cepat dan terukur agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat kembali berlangsung secara aman dan nyaman,” ujar Bupati Gus Par di sela-sela peninjauan, Minggu (6/9/2026).

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) bersama Kepala Sekolah I Gede Putu Dana meninjau Puing-puing sisa kebakaran ruang guru dan kelas di SDN 4 Tianyar Barat, Kubu, Karangasem, Minggu (6/9/2026).

Inventaris Elektronik lan Ijazah Guru Ludes Terbakar

Kepala SDN 4 Tianyar Barat, I Gede Putu Dana, mengungkapkan bahwa amukan si jago merah tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga memusnahkan deretan alat elektronik inventaris sekolah.

Barang-barang yang hangus terbakar di antaranya empat unit laptop, empat unit printer, dua unit komputer, dua unit LCD proyektor, satu unit televisi 42 inci, dua unit pengeras suara nirkabel (wireless), serta sarana upakara.

Tak hanya itu, berkas-berkas penting administrasi milik tenaga pendidik juga ikut dilalap api.

“Berkas penting milik saya dan guru atas nama Ni Wayan Suartini berupa ijazah SD, SMP, SMA, S-1, hingga S-2, juga terbakar. Padahal berkas tersebut rencananya digunakan untuk keperluan administrasi MyASN,” terang Gede Putu Dana.

KBM 103 Siswa Dipastikan Tetap Berjalan

Meski ruang kelas VI hangus terbakar, pihak sekolah memastikan hak pendidikan bagi 103 siswa di sekolah tersebut tetap terpenuhi.

Gede Putu Dana menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar akan segera dialihkan memanfaatkan ruang kelas lain yang masih utuh.

Sebagai informasi, sekolah yang berdiri sejak tahun 1993 ini didukung oleh tujuh orang guru dan menjadi tumpuan pendidikan dasar bagi masyarakat di kawasan perbatasan Karangasem-Buleleng.

Polisi Duga Akibat Korsleting Listrik

Kapolsek Kubu, AKP I Wayan Sempiar, yang turun langsung ke lokasi menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan intensif. Namun, petunjuk awal mengarah pada gangguan arus pendek.

“Dugaan sementara penyebabnya karena korsleting listrik dari ruang kelas VI di sisi utara sekolah,” ungkap AKP I Wayan Sempiar. (Kab/Red).

kabar Lainnya