

BADUNG, KABARBALI.ID – Aksi tidak terpuji kembali ditunjukkan oleh oknum wisatawan mancanegara di kawasan pariwisata Kuta Utara, Badung. Dua kelompok yang diduga warga negara asing (WNA) terlibat perkelahian fisik di pinggir Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (23/9/2026).
Insiden yang terjadi di tengah padatnya arus lalu lintas tersebut sempat membuat warga dan pengguna jalan heboh. Perkelahian melibatkan kelompok pria berkaos hitam dan abu-abu melawan kelompok WNA lain yang mengenakan kemeja putih dan merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, dalam aksi saling dorong dan kontak fisik tersebut, seorang WNA berkaos abu-abu sempat jatuh tersungkur ke atas aspal sebelum akhirnya berhasil dilerai oleh warga sekitar. Hingga kini, belum diketahui pasti motif utama pemicu keributan tersebut.
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Sukadana, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).
“Lokasi masih dicek. Anggota masih turun, nanti kami kabari lagi,” ujar Kompol I Ketut Sukadana, Kamis (24/9/2026).
Kasus baku hantam antar-WNA di kawasan Kuta Utara ini menambah deretan catatan merah ulah oknum turis asing di Bali. Sebelumnya, kasus serupa di kawasan yang sama juga sempat ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian pada Rabu (9/9/2026) lalu.
Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pariwisata, Kapolsek Kuta Utara mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor ke aparat penegak hukum jika menemukan aksi kriminalitas atau perkelahian di jalanan.
“Kami mendorong masyarakat jika ada kejadian ini mohon segera hubungi Call Center 110. Kami lakukan atensi bersama dengan Linmas, Jagabaya, maupun masyarakat itu sendiri,” tegas Sukadana.
Saat ini, kasus keributan antar-WNA tersebut masih dalam proses penanganan intensif oleh jajaran Polsek Kuta Utara. (Gus-Kab).