

BADUNG, KABARBALI.ID – Warga Banjar Anyar Kelod, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, digegerkan oleh penemuan jasad seorang wanita warga negara asing (WNA) di dalam kamar vila tempat tinggalnya, Sabtu (24/10/2026) malam.
Korban yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun tersebut ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dan membusuk di lantai kamar.
Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, membenarkan insiden tersebut. Pengungkapan berawal dari kekhawatiran pihak keluarga korban di luar negeri yang mengaku kehilangan kontak selama berhari-hari dan meminta bantuan warga lokal untuk mendatangi lokasi.
“Informasi awal diketahui setelah warga mendapat kabar dari seseorang yang diyakini sebagai keluarga korban, yang mengaku hilang kontak berhari-hari. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian,” ujar Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari mewakili Kapolres Badung, Minggu (25/10/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kepolisian bersama warga setempat mendatangi lokasi kejadian. Namun, lantaran akses masuk utama dan gerbang vila terpasang gembok serta terkunci rapat dari dalam, polisi bersama tim evakuasi terpaksa mendobrak dan membuka paksa gerbang tersebut.
Saat petugas berhasil masuk ke dalam area vila yang kondisinya gelap gulita, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di lantai kamar tidur.
“Saat dievakuasi, kondisi fisik korban sudah mengalami proses pembusukan lanjut yang cukup parah. Evakuasi dilakukan bersama tim BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof Ngoerah Denpasar,” terang Ipda Yuni.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal oleh tim medis Puskesmas Kuta Utara di lokasi kejadian, korban diprakirakan telah mengembuskan napas terakhir lebih dari lima hari sebelum jasadnya ditemukan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menemukan bukti atau indikasi awal yang mengarah pada penyebab pasti kematian bule lansia tersebut. Identitas resmi korban juga masih dalam tahap verifikasi mendalam bersama pihak Imigrasi dan Konsulat terkait.
Polres Badung bersama Satreskrim Polsek Kuta Utara masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap penyebab kematian korban. (Gus-Kab).