Ancaman Siber Kian Nyata, Wabup Bangli Diar Minta Generasi Muda Punya “Mental Baja”

Seminar Hari Anak Nasional 2026 di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Bangli, Rabu (30/7/2026). (Foto: Dok. Prokopim Bangli / kabarbali.id)

BANGLI, KABARBALI.ID – Pemkab Bangli memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Bangli Tahun 2026 dengan menggelar Seminar Anak bertajuk “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Bangli, Kamis (30/7/2026).

Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, dalam  arahannya,  menekankan bahwa sub-tema seminar “Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya” sangat krusial ditanamkan sejak dini.

ia menyebut  pesatnya arus digitalisasi membawa tantangan nyata seperti cyberbullying, tekanan sosial, hingga dampak buruk penyalahgunaan media sosial.

“Membangun ketahanan mental adalah bekal paling vital. Anak yang tangguh secara mental akan mampu mengenali potensi diri, mengelola emosi, serta bangkit dari kegagalan. Inilah calon pemimpin yang kita butuhkan di masa depan,” ujar Wabup Diar, dihadapan Sekda Kabupaten Bangli, jajaran Pimpinan Perangkat Daerah, pengurus KPAD Provinsi Bali, Forum PUSPA, Jegeg Bagus Bangli 2026, Forum Anak Daerah (FAD), serta ratusan pelajar se-Kabupaten Bangli.

Ditegaskan, arah pembangunan Bangli Era Baru tidak sebatas mengukur kemajuan dari pembangunan fisik atau infrastruktur semata, melainkan juga investasi sumber daya manusia melalui pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

Komitmen berkelanjutan Pemkab Bangli dalam menghadirkan ruang tumbuh kembang yang aman bagi anak pun membuahkan hasil nyata dengan diraihnya predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya.

“Membangun masa depan Bangli berarti mempersiapkan anak-anak Bangli hari ini agar mampu menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak pembangunan di masa depan,” pungkasnya.

Seminar HAN 2026 tersebut juga menghadirkan narasumber utama dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali, I Made Ariasa, yang memberikan edukasi interaktif mengenai perlindungan anak dan literasi digital aman bagi pelajar. (Sam-Kab).

kabar Lainnya