DENPASAR, KABARBALI.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung pengembangan potensi dan pembinaan karakter generasi muda.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan gelaran Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Bali Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum GenRe (Generasi Berencana) Indonesia Provinsi Bali.
Hal tersebut ditegaskan Wagub Giri Prasta saat menerima audiensi Ketua Forum GenRe Indonesia Provinsi Bali, I Kadek Dwi Januardana, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026). Audiensi turut dihadiri perwakilan BKKBN Provinsi Bali serta Kelompok Ahli Gubernur Bali Bidang Komunikasi dan Informasi, I Putu Eka Mahardika.
Ketua Forum GenRe Bali, I Kadek Dwi Januardana, memaparkan bahwa program ADUJAK Bali 2026 dijadwalkan dibuka secara resmi pada 12 Agustus 2026 mendatang. Ajang tahunan ini diperkirakan bakal melibatkan sekitar 500 peserta dari sembilan kabupaten/kota se-Bali.
“Selain menjadi ruang silaturahmi dan penguatan kapasitas Duta GenRe, ADUJAK Bali 2026 menghadirkan sembilan cabang perlombaan kreatif, seperti musikalisasi puisi dan cerdas cermat. Seluruh peserta akan berlaga memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Bali dan predikat Juara Umum,” jelas Dwi Januardana.
Menanggapi rencana kegiatan tersebut, Wagub Giri Prasta memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Forum GenRe dalam menyediakan wadah positif bagi remaja Bali. Ia berpesan agar Duta GenRe yang terpilih tidak sekadar menyandang gelar, melainkan turun langsung ke tengah masyarakat sebagai agen perubahan (agent of change).
“Pemerintah Provinsi Bali siap memfasilitasi dan membuka akses kolaborasi antara Duta GenRe dengan pemerintah desa. Khususnya dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan stunting serta program penanganan kesejahteraan pemuda,” ujar Giri Prasta.
Mantan Bupati Badung ini juga menekankan krusialnya peran Duta GenRe sebagai pelopor edukasi sebaya untuk mengampanyekan pencegahan pernikahan usia anak, penyalahgunaan NAPZA, perilaku seksual berisiko, hingga bahaya minuman beralkohol.
Guna mendukung keberlanjutan pembinaan, Pemprov Bali juga berkomitmen memperkuat pendanaan, mengoptimalkan fungsi Posyandu Remaja, serta menyusun modul literasi khusus sebagai pedoman edukasi Duta GenRe di seluruh daerah. Langkah sinergis ini diharapkan menjadi pijakan kokoh dalam mencetak Generasi Emas Bali yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. (tty-Kab).