

BANGLI, KABARBALI.ID – Bangli terpilih menjadi tuan rumah road show Dekranasda Bali Fashion Road Show “Wastra Hitakara” yang digelar di Alun-Alun Kota Bangli, Kamis (10/9).
Ketua Dekranasda Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya sebagai ini. Menurutnya, ajang ini memberikan kesempatan emas bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya ke panggung yang lebih luas.
Sariasih menyebut perkembangan IKM di Bangli saat ini menunjukkan tren positif dari segi kualitas dan keberagaman.
“Ruang promosi berkelanjutan sangat dibutuhkan agar produk lokal memiliki daya saing tinggi,” ujarnya, Kamis.
Melalui kegiatan ini, diinginkan memberi ruang dan kesempatan kepada para pelaku IKM Bangli untuk menampilkan hasil karya terbaiknya.
“Kita ingin produk lokal Bangli tidak hanya mampu bertahan, tetapi terus berkembang, memiliki nilai tambah, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tutur Sariasih.
Komitmen Pemkab Bangli bersama Dekranasda Bali ini sejalan dengan tiga program utama penguatan fesyen berbasis wastra, yakni Dekranasda Bali Fashion Day, Dekranasda Bali Fashion Week, dan Dekranasda Bali Fashion Road Show “Wastra Hitakara”.
Melalui sinergi ini, wastra Bali diharapkan terus berkembang menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, mengatakan “Wastra Hitakara” merupakan bagian dari upaya menjaga agar kain tradisional Bali tetap hidup dan digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberadaan kain tradisional tidak cukup hanya dilestarikan sebagai warisan budaya, tetapi harus terus dikembangkan melalui kreativitas agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Perajin kain endek kita semakin sedikit dan tergerus karena minimnya masyarakat Bali yang memilih endek sebagai bahan sandang. Oleh karena itu, upaya memperkenalkan kain endek dalam bentuk busana terus saya lakukan,” ujar Putri Koster.
Upaya melestarikan kain tradisional Bali melalui industri fashion kembali mendapat panggung. Sebanyak 30 model memperagakan karya tujuh desainer muda Bali
Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian wastra sekaligus pengembangan ekonomi kreatif tersebut turut dihadiri Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda serta Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Bangli. Kehadiran pimpinan daerah itu menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bangli terhadap pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), khususnya sektor kerajinan dan fashion berbasis budaya lokal.
Di Bangli, tujuh desainer muda Bali tampil mempersembahkan karya terbaiknya. Mereka yakni A Tiga by Turah Mayun, Taksu Design by Adhi Taksu, Agung Bali Collection by Agung Indira, Limas Boutique by Yenni Limas, Deluxe Design by Dayu Dian, Ipong Design by Ipong, serta Body & Mind Bali by Dayu Karang. (Sam-Kab).