DENPASAR, KABARBALI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Provinsi Bali. Masyarakat dan wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hujan sedang hingga lebat serta peningkatan kecepatan angin dan gelombang tinggi di sejumlah jalur perairan strategis.
Peringatan dini ini berlaku mulai Rabu (29/7/2026) pukul 08.00 WITA hingga Sabtu (1/8/2026) pukul 08.00 WITA. Hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Bali diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, didukung oleh dinamika atmosfer dan pergerakan angin yang cukup kencang.
“Pola angin di perairan utara dan selatan Bali umumnya bergerak dari arah Timur-Selatan dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 knot. Kami mengimbau masyarakat, nelayan, dan pelaku aktivitas wisata bahari untuk mewaspadai potensi kenaikan kecepatan angin serta gelombang laut,” tulis BMKG dalam laporan resmi yang dikutip Redaksi kabarbali.id, Rabu (29/7/2026).
Berdasarkan rincian data BMKG, wilayah pusat kota dan destinasi pariwisata utama seperti Kota Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Jembrana berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu berkisar antara 24–30 °C dan kelembapan mencapai 96 persen.
Sementara itu, kawasan dataran tinggi seperti Bangli dan Karangasem berpotensi mengalami suhu lebih dingin mencapai 21 °C dengan kelembapan tinggi hingga 99 persen. Adapun wilayah Buleleng diprakirakan cerah berawan, dan Klungkung dominan berawan.
Rincian Prakiraan Cuaca Kabupaten/Kota di Bali (29 Juli 2026):
Kota Denpasar: Hujan Ringan (24–30 °C | Kelembapan 76–87%)
Badung: Hujan Ringan (24–30 °C | Kelembapan 73–92%)
Gianyar: Hujan Ringan (24–30 °C | Kelembapan 76–96%)
Tabanan: Hujan Ringan (24–30 °C | Kelembapan 78–96%)
Jembrana: Hujan Ringan (24–30 °C | Kelembapan 80–95%)
Bangli: Hujan Ringan (21–27 °C | Kelembapan 82–99%)
Karangasem: Hujan Ringan (21–26 °C | Kelembapan 81–97%)
Klungkung: Berawan (24–30 °C | Kelembapan 68–80%)
Buleleng: Cerah Berawan (24–30 °C | Kelembapan 69–90%)
Selain potensi cuaca basah di daratan, BMKG menyoroti kondisi maritim Bali. Ketinggian gelombang laut kategori Sedang (1,25 hingga 2,5 meter) berpotensi terjadi di lima wilayah perairan vital, yaitu:
Selat Bali Bagian Selatan
Selat Badung
Selat Lombok Bagian Selatan
Perairan Selatan P. Bali
Selat Bali Bagian Utara
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar pesisir maupun pengguna jasa penyeberangan antarpulau disarankan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala demi keselamatan perjalanan. (Pur-Kab).