DENPASAR, KABARBALI.ID – Langkah besar diambil Gubernur Bali Wayan Koster untuk memperkuat posisi PT Bank BPD Bali. Dalam Sidang Paripurna ke-26 DPRD Bali, Rabu (21/1), Koster secara resmi mengumumkan penambahan penyertaan modal sebesar Rp 445 miliar untuk tahun anggaran 2026.
Suntikan dana segar ini membuat total kepemilikan saham Pemprov Bali melonjak drastis dari Rp 839,9 miliar menjadi Rp 1,28 triliun atau sekitar 33,9%.
Menariknya, Koster bersikap realistis terkait porsi saham ini. Ia menegaskan tidak berambisi menjadi pemegang saham mayoritas tunggal dengan “mengunci” porsi daerah lain.
“Provinsi lain mungkin mengunci penyertaan modal agar menjadi pemegang saham tertinggi, Bali tidak perlu demikian. Kita harus sadar fiskal Provinsi Bali belum mampu melewati fiskal Kabupaten Badung,” ujar Koster di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama.
Koster menekankan, fokus utama bukan soal adu besar saham, melainkan memastikan kesehatan kapasitas kelembagaan BPD Bali agar perputaran ekonomi krama Bali semakin progresif. (Kri-Kab).