Diempon 104 KK! Gotong Royong Krama Dadia Penitangan Jimbaran Dipuji Bupati Adi Arnawa

Bupati Adi Arnawa menghadiri Puncak Karya Mamungkah, Padudusan Alit di Dadia Penitangan, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (5/8).

BADUNG, KABARBALI.ID – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Puncak Karya Mamungkah, Padudusan Alit, Ngunggahang Dewa Pitara, dan Ngikup Dewa di Dadia Penitangan, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (5/8/2026).

Upacara suci (yadnya) tersebut dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Sanur bersama pemangku setempat dan dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Made Sudira, Camat Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran, Kelihan Adat dan Dinas Banjar Perarudan, serta krama pengempon.

Dalam sambrama wacana-nya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi tinggi semangat gotong royong dan kebersamaan krama Banjar Perarudan dalam menyelenggarakan rangkaian upakara tersebut sebagai wujud kelestarian nilai agama, adat, dan budaya Bali.

“Saya bersyukur dapat hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyaksikan langsung pelaksanaan karya suci ini. Semoga melalui pelaksanaan karya ini, kita semua senantiasa diberikan kerahayuan, kesehatan, serta keseimbangan alam semesta,” ujar Adi Arnawa, Rabu (5/8/2026).

Bupati juga mengimbau krama Kuta Selatan untuk terus merawat persatuan (menyama braya) serta aktif menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan mengingat wilayah Kuta Selatan merupakan salah satu pusat destinasi pariwisata utama Badung.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Arnawa membeberkan komitmen Pemkab Badung untuk menunjang sektor pariwisata berkelanjutan, salah satunya dengan mengebut pembangunan infrastruktur jalan baru di titik-titik strategis guna memurai kemacetan lalu lintas.

Sementara itu, Manggala Karya I Wayan Warta menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati Badung. Pihaknya menjelaskan rangkaian upacara ini telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan yang diawali dengan matur piuning, melaspas tetaring, hingga nunas tirta.

Untuk diketahui, Dadia Penitangan Jimbaran saat ini diempon oleh sebanyak 104 Kepala Keluarga (KK) yang bahu-membahu menyukseskan seluruh prosesi hingga puncak karya. (Gus-Kab).

kabar Lainnya