GIANYAR, KABARBALI.ID – Warga Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar digegerkan oleh peristiwa tragis pada Kamis (9/7/2026)
.
Wayan Edi Parwata (35) ditemukan meninggal dunia di aliran sungai setempat setelah diduga mengalami kecelakaan tunggal akibat penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh saat mengendarai sepeda motor.
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui ketika warga sekitar melihat sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi DK 4731 KI tergeletak di dalam gorong-gorong di Jalan Persatuan Banjar Anggarkasih sekitar pukul 12.30 Wita. Lantaran pengendara tidak ada di tempat, temuan mencurigakan tersebut langsung dilaporkan ke aparat desa, yang kemudian diteruskan ke Polsek Blahbatuh serta BPBD Kabupaten Gianyar.
Petugas gabungan bersama masyarakat segera melakukan aksi penyisiran cepat menyusuri sepanjang saluran gorong-gorong hingga ke hilir aliran sungai. Setelah menyisir sejauh kurang lebih 500 meter dari titik awal penemuan motor, sekitar pukul 13.50 Wita, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah bernyawa di kawasan puseran air Subak Celuk.
Kepala Desa Medahan, I Wayan Buana, mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah mengonfirmasi riwayat kesehatan korban.
“Korban memang memiliki riwayat epilepsi. Kemungkinan saat dalam perjalanan penyakitnya kambuh sehingga masyarakat tidak mengetahui kejadian tersebut. Sekitar pukul setengah satu siang baru ada warga yang menemukan sepeda motornya berada di bawah gorong-gorong. Dari situ kami langsung berkoordinasi dengan Polsek dan BPBD hingga akhirnya korban ditemukan di aliran sungai,” terang Wayan Buana di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, menjelaskan bahwa jajarannya langsung bergerak ke TKP begitu menerima laporan kecelakaan pengendara yang diduga hanyut. Pihaknya bersama BPBD dan warga bahu-membahu mengevakuasi tubuh korban dari dasar sungai.
“Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seorang warga diduga terjatuh bersama sepeda motornya. Personel Polsek bersama warga dan BPBD melakukan penyusuran sepanjang kurang lebih 500 meter hingga akhirnya menemukan jasad korban,” jelas Kompol Sri Sumartini.
Setelah berhasil dievakuasi dari puseran air, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RSUD Sanjiwani guna keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut. (Tut-Kab).