BADUNG, KABARBALI.ID – Warga di kawasan Jalan Goa Betel, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, mendadak geger. Seekor bayi berjenis kelamin perempuan yang baru lahir ditemukan telantar di dalam semak-semak dalam kondisi menangis histeris pada Jumat malam (22/5/2026).
Kasus pembuangan darah daging sendiri ini kini tengah diatensi serius oleh aparat kepolisian. Berdasarkan data yang dihimpun, bayi malang tersebut beruntung dapat dievakuasi dalam kondisi bernyawa dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa memilukan tersebut. Bayi mungil itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 23.43 Wita oleh seorang pekerja bernama Matias Lau Kolly (25) yang kebetulan melintas di lokasi usai pulang kerja.
Proses penemuan ini terbilang dramatis sekaligus diselimuti keajaiban. Saat mengendarai sepeda motornya menembus kegelapan malam, laju kendaraan Matias mendadak terhenti karena ada seekor kucing yang tiba-tiba melintas memotong jalan di depannya.
“Saksi saat itu baru pulang kerja. Ketika menghentikan kendaraannya karena ada kucing lewat, di tengah keheningan jalan justru terdengar sayup-sayup suara tangisan bayi dari arah semak-semak,” terang Iptu Adi Saputra, Sabtu (23/5/2026).
Dirundung rasa takut dan sangsi, Matias memilih tidak langsung mengecek sendirian. Ia bergegas memacu motornya kembali ke tempat kos untuk menjemput saudaranya, Samuel, guna bersama-sama memastikan sumber suara misterius tersebut.
Begitu kembali ke tempat kejadian perkara (TKP), kecurigaan kedua saksi terbukti benar. Di balik rimbunnya semak-semak pinggir jalan, mereka menemukan sesosok bayi manusia yang tengah menangis kedinginan digigit nyamuk malam.
“Saat ditemukan, bayi tersebut dalam keadaan terbungkus selimut kain berwarna merah dan sengaja dimasukkan ke dalam sebuah tas kantong berwarna biru oleh pelaku yang membuangnya,” lanjut Kasi Humas.
Samuel kemudian langsung mengangkat tubuh bayi malang itu dan membawanya ke rumah pemilik kos terdekat. Tanpa buang waktu, pemilik kos segera menghubungi kepala lingkungan setempat untuk melaporkan penemuan yang menggegerkan tersebut. Sekitar 30 menit pasca-penemuan, bayi dievakuasi ke RS Udayana didampingi perangkat lingkungan.
Tim medis RS Udayana yang menerima rujukan darurat tersebut langsung melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Hasil observasi awal menunjukkan bayi perempuan itu lahir dengan kondisi fisik yang sangat normal dan proporsional, memiliki berat badan 2.900 gram serta panjang tubuh 48 sentimeter.
Pihak rumah sakit memastikan kondisi umum bayi saat ini dalam keadaan sehat, stabil, dan masih berada di bawah perawatan intensif ruang anak RS Udayana.
Sementara itu, jajaran Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kain dan tas, serta mengumpulkan keterangan para saksi guna melacak jejak orang tua tidak bertanggung jawab yang tega membuang bayinya.
“Kasus ini sudah dalam penanganan penuh pihak kepolisian. Saat ini tim di lapangan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku di balik pembuangan bayi ini,” pungkas Iptu Adi Saputra Jaya tegas. (Irw-Kab).