BULELENG, KABARBALI.ID – Pola asuh dan metode pengajaran bagi anak-anak di era modern menuntut adaptasi yang cepat dari kalangan guru dan orang tua. Menjawab tantangan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, hadir sebagai narasumber utama dalam seminar edukasi Buleleng Excellent Teacher 2026. Acara ini berlangsung semarak di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, pada Sabtu (11/7/2026).
Agenda strategis yang digagas oleh Astha Global ini berkolaborasi langsung dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta PGRI Kabupaten Buleleng.
Generasi Alpha sendiri merujuk pada anak-anak yang lahir mulai dari tahun 2018 hingga saat ini. Mereka kerap dijuluki sebagai true digital native karena lahir dan tumbuh besar di tengah kepungan era internet. Dampaknya, mereka jauh lebih cepat menguasai perangkat teknologi ketimbang generasi-generasi sebelumnya.
“Oleh karena itu, guru dan orang tua diajak untuk tidak sekadar melepas, melainkan wajib hadir menuntun anak-anak generasi alpha ini dalam menyelesaikan tugas-tugas keseharian mereka,” ujar Ny. Wardhany Sutjidra.
Lebih lanjut, Ny. Wardhany Sutjidra menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara lingkungan sekolah dan rumah sangat menentukan pembentukan karakter anak. Ia memaparkan lima kunci utama yang wajib dikuasai oleh guru dan orang tua dalam mendidik Generasi Alpha:
Digital Mentor: Mampu mengarahkan dan membimbing anak untuk memanfaatkan teknologi internet secara bijak, produktif, serta aman dari konten negatif.
Emotional Coach: Menjadi pelatih emosi yang membantu anak mengenali, memahami, dan mengelola kestabilan emosi mereka di tengah derasnya stimulasi digital.
Role Model: Menjadi teladan nyata dalam hal berperilaku, menjaga etika, serta menunjukkan batasan penggunaan teknologi yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Guru Karakter: Konsisten menanamkan nilai-nilai dasar kemanusiaan seperti kedisiplinan, tanggung jawab, rasa empati, dan budaya gotong royong sejak usia dini.
Fasilitator Deep Learning: Tidak sekadar memberikan tumpukan tugas, melainkan menuntun anak untuk memahami makna terdalam dari sebuah pelajaran, melatih berpikir kritis, serta menyelesaikan masalah secara tuntas.
“Anak Generasi Alpha butuh dituntun, bukan hanya diawasi. Kolaborasi antara sekolah dan rumah menjadi kunci utama agar anak-anak kita tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki mental dan karakter yang kuat,” imbuh Bunda PAUD Buleleng tersebut. (Kar-Kab).