Jujur Temukan HP Petani Dijalan, Siswa di Nusa Penida Panen Pujian

Momen penyerahan HP Oppo temuan oleh personel Polsek Nusa Penida kepada pemiliknya, I Kadek Sugiarta, yang sebelumnya ditemukan dan diserahkan secara jujur oleh pelajar I Kadek Wahyu Aditya di Nusa Penida, Klungkung.

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kisah inspiratif tentang kejujuran dan kepedulian terhadap sesama kembali tercipta di tengah masyarakat Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Sebuah telepon genggam (HP) merek Oppo yang tercecer di tepi jalan berhasil kembali ke tangan pemiliknya berkat aksi jujur seorang pelajar bernama I Kadek Wahyu Aditya.

HP tersebut awalnya ditemukan oleh Wahyu tergeletak di kawasan Jalan Raya Sebunibus, Desa Sakti, Nusa Penida. Alih-alih menguasai barang yang bukan haknya, pelajar asal Sebunibus ini memilih untuk langsung menyerahkan HP tersebut ke Mapolsek Nusa Penida.

Menerima laporan dan barang temuan dari warga, personel Polsek Nusa Penida bergerak cepat menelusuri identitas pemilik ponsel tersebut. Dari hasil penelusuran, HP Oppo itu terbukti milik I Kadek Sugiarta, seorang petani asal Banjar Sebuluh, Desa Bunga Mekar.

Petugas kepolisian kemudian menghubungi Sugiarta hingga ponsel kesayangannya itu dapat diserahkan kembali secara utuh.

Kapolsek Nusa Penida: Kejujuran Tidak Mengenal Usia

Aksi terpuji yang ditunjukkan I Kadek Wahyu Aditya mendapat apresiasi dan pujian langsung dari Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H.

Kapolsek menegaskan bahwa integritas dan kejujuran yang diperlihatkan oleh generasi muda seperti Wahyu patut menjadi teladan bagi masyarakat luas.

“Kejujuran tidak mengenal usia. Apa yang dilakukan oleh adik Wahyu merupakan contoh sederhana, tetapi memiliki nilai yang sangat besar. Kami mengapresiasi sikapnya karena telah memilih untuk membantu orang lain dan menyerahkan barang yang bukan miliknya,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Selasa (15/9/2026).

Momen hangat penyerahan barang temuan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai ketulusan dan budaya menyama braya masih tertanam kuat di sanubari warga Nusa Penida. (Sta-Kab).

kabar Lainnya