KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Klungkung bergerak serentak melakukan pemantauan intensif di pusat distribusi pangan terbesar Bali Timur, Pasar Umum Galiran, Kamis (11/6/2026).
Ini diambil sebagai upaya antisipatif guna memastikan ketersediaan stok melimpah dan harga bahan pokok tetap ramah di kantong krama menjelang perayaan Hari Raya Galungan.
Aksi turun ke jalan (monitoring) ini dipimpin langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, dengan didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra.
Bupati I Made Satria bersama tim menyusuri lorong pedagang mulai dari Blok A hingga Blok E untuk berdialog langsung dan mendapatkan data pergerakan harga komoditas secara riil dan akurat.
Berdasarkan hasil pemantauan komprehensif tersebut, pasokan bahan pokok untuk wilayah Kabupaten Klungkung dipastikan berada dalam zona aman. Komoditas krusial penentu inflasi hari raya seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging, cabai, bawang merah, hingga bawang putih tersedia dalam jumlah yang sangat mencukupi tanpa ada tanda-tanda kelangkaan.
“Kami memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klungkung dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Hari Raya Galungan. Dari hasil pemantauan dan dialog langsung dengan para pedagang, belum ditemukan adanya kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan. Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat,” tegas Bupati I Made Satria, Kamis (11/6).
Guna mengantisipasi potensi gesekan harga akibat tingginya permintaan pasar, Bupati Klungkung secara khusus mengimbau krama untuk cerdas berbelanja. Salah satunya dengan memanfaatkan program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang digelontorkan oleh Perum BULOG.
Beras SPHP dinilai menjadi kartu as bagi pemenuhan karbohidrat keluarga karena menawarkan harga eceran yang jauh lebih terjangkau, namun tetap menjaga standar mutu kualitas beras yang baik.
“Untuk kebutuhan beras, kami mengajak masyarakat memanfaatkan beras SPHP dari Perum BULOG. Kualitasnya bagus, ketersediaannya mencukupi, dan harganya relatif terjangkau. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran,” lanjut Made Satria.
Di akhir peninjauannya, Bupati penentu kebijakan di gumi serombotan ini berharap rantai distribusi dari hulu tidak mengalami sumbatan. Dengan stabilitas harga yang terjaga, daya beli krama Hindu yang tengah mempersiapkan sarana upakara dipastikan tetap kuat.
Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui kepanjangan tangan Satgas Pangan berkomitmen untuk menggelar pengawasan berkala secara berkala demi memberi garansi rasa aman dan kenyamanan berbelanja bagi seluruh lapisan masyarakat.
Turut mengawal di lapangan, jajaran pimpinan daerah mulai dari Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan I Komang Dharma Suyasa; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Ni Luh Made Ariyati; Kasatpol PP dan Damkar Dewa Putu Suwarbawa; Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali Simon Melkisedek Lakapu; hingga Kabag Administrasi Pembangunan, Perekonomian, dan SDA Setda Klungkung I Made Mertajaya.(Sta-Kab)