Karya Ngenteg Linggih Puseh Sading, Pemkab Badung Kucurkan Hibah Rp 400 Juta

Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana saat pengerahan ASN OPD Kabupaten Badung ke 38 titik SPBU di enam kecamatan dj wilayah Badung, Kamis (15/10). foto prokopim / kabarbali.id

BADUNG, KABARBALI.ID –  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri rangkaian puncak Karya Ngenteg Linggih Padudusan Alit Nyatur, Mupuk Pedagingan, Rsi Gana, dan Wrespati Kalpa di Pura Dalem Begawan Penyarikan, Banjar Puseh, Desa Adat Sading, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (15/10/2026).

Upacara suci yang dipuput oleh Ida Pedanda Griya Taman Lukluk ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas tuntasnya pemugaran bangunan pelinggih di pura setempat.

Sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pelestarian adat dan budaya, Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara langsung bantuan hibah upakara Tahun Anggaran Induk 2026 sebesar Rp 400 juta yang diterima oleh Ketua Panitia Karya, Wayan Sukena.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat gotong royong dan persatuan krama Banjar Puseh Sading dalam menyelenggarakan yadnya secara tulus ikhlas (sradha bhakti).

“Pelaksanaan karya suci ini merupakan wujud nyata sradha bhakti dan rasa syukur kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Saya mengapresiasi kebersamaan krama Banjar Puseh dalam melaksanakan yadnya ini. Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, labda karya, serta membawa kesejahteraan bagi seluruh krama,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Apresiasi Kedisiplinan Krama di Tengah Kelangkaan BBM

Di hadapan warga yang hadir, Bupati Adi Arnawa secara khusus turut menyinggung kondisi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah dihadapi masyarakat Bali. Pihaknya mengapresiasi tinggi kedisiplinan dan kesabaran krama Badung yang tetap tertib saat mengantre di SPBU, sehingga kondusivitas wilayah pariwisata tetap terjaga.

“Badung merupakan barometer pariwisata yang sangat bergantung pada stabilitas wilayah. Karena itu, keamanan masyarakat menjadi hal fundamental. Saya mengapresiasi krama yang telah menunjukkan kedisiplinan di tengah situasi kelangkaan BBM. Mari kita tetap menjaga suasana yang aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Badung,” tegasnya.

Karya Suci Setelah Berjarak 57 Tahun

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Wayan Sukena menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kehadiran pimpinan daerah serta stimulan dana hibah dari Pemkab Badung. Ia mengungkapkan bahwa Karya Ngenteg Linggih di Pura Dalem Begawan Penyarikan ini terbilang sangat bersejarah karena terakhir kali dilaksanakan pada tahun 1969 silam.

“Rangkaian upacara kali ini merupakan hasil kesepakatan paruman krama yang telah kita persiapkan secara bertahap sejak 24 September 2026 lalu,” papar Sukena.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Badung Made Rai Wirata, tokoh masyarakat Wayan Muntra, Lurah Sading Ida Bagus Rai Pujawatra, Bendesa Adat Sading, serta jajaran Kelihan Adat dan Dinas se-Kelurahan Sading. (Gus-Kab).

kabar Lainnya