DENPASAR, KABARBALI.ID – Kebakaran melanda lantai enam proyek bangunan Amerta Husadha Hospital yang berlokasi di Jalan Raya Sesetan No. 9, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, sekitar pukul 10.30 WITA, Rabu (29/7/2026).
Musibah tersebut mengakibatkan seluruh fasilitas di area lantai enam—termasuk meja, kursi, dan bed pemeriksaan pasien—lulus terbakar. Dua orang dilaporkan menjadi korban dan harus dilarikan ke RSUD Prof. Ngoerah untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan insiden tersebut.
Pihaknya mengonfirmasi dua korban terdampak yakni seorang pekerja proyek bernama Hari AR (26) dan seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Denpasar bernama Putu Aris PP (33).
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden berawal saat pekerja proyek tengah melakukan pengerjaan injeksi lantai menggunakan campuran resin dan katalis. Saat proses pengerjaan berlangsung, saksi mendangar suara letupan keras (“cetak”) yang seketika disusul kobaran api pada alas kardus di dekat peralatan proyek,” jelasnya.
Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh ruangan di lantai enam. Kobaran api baru berhasil dipadamkan total sekitar pukul 11.30 WITA setelah tim gabungan mengerahkan 10 armada damkar—terdiri dari 9 unit Damkar Kota Denpasar dan 1 unit Damkar Kabupaten Badung.
“Proses evakuasi para korban berjalan dramatis hingga pukul 11.49 WITA dengan melibatkan 4 unit Tim Rescue Denpasar, 2 unit ambulans BPBD Kota Denpasar, serta 3 unit tim PMI Kota Denpasar,” ungkapnya.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, Iptu Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan bahwa Tim Inafis Polresta Denpasar bersama Labfor Polda Bali masih melakukan penyelidikan mendalam di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Dugaan awal kebakaran dipicu oleh korsleting kabel-kabel listrik yang digunakan oleh pekerja bangunan. Namun untuk kepastian penyebab utama dan total kerugian materiil masih menunggu hasil olah TKP resmi dari Tim Labfor Polda Bali,” pungkas Iptu Gede Adi. (Irw-Kab).