KLH Bali Klarifikasi Video Sampah di Estuary Dam Tanah Kilap: Sudah Bersih dan Terkendali

Kondisi terkini Estuary Dam Tanah Kilap di Denpasar yang terpantau bersih dan terkendali, Jumat (24/4).

DENPASAR, KABARBALI.ID – Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang menarasikan kondisi Estuary Dam Tanah Kilap dipenuhi sampah kiriman. Arbani menegaskan bahwa kondisi dalam video tersebut tidak menggambarkan situasi terkini di lapangan.

Klarifikasi ini merespons unggahan akun Instagram infobalinese.id yang memperlihatkan tumpukan sampah usai hujan mengguyur Kota Denpasar baru-baru ini.

Hanya Kondisi Sementara

Arbani menjelaskan bahwa tumpukan sampah yang terekam kemungkinan besar terjadi saat debit air meningkat drastis, sehingga membawa material sampah dari hulu. Namun, ia memastikan hal tersebut bersifat sementara dan sudah ditangani oleh petugas.

“Video yang beredar kemungkinan diambil pada momen tertentu saat terjadi peningkatan debit air dan kiriman sampah dari hulu. Namun kondisi tersebut bersifat sementara dan telah ditangani oleh petugas di lapangan,” jelas Arbani di Denpasar, Jumat (24/4/2026).

Sebagai bukti transparansi, pihak KLH Bali merilis video pembanding yang dilengkapi dengan informasi tanggal dan titik koordinat. Dalam rekaman terbaru tersebut, area Estuary Dam Tanah Kilap tampak sudah bersih dan kembali normal, bahkan mulai dimanfaatkan warga sekitar untuk aktivitas memancing.

Koordinasi Lintas Sektor

Terkait kewenangan teknis, Arbani menyebutkan bahwa pembersihan di kawasan tersebut dikoordinir oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida. Meski demikian, KLH tetap melakukan pemantauan aktif guna memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan konten di media sosial, terutama yang tidak menyertakan konteks waktu atau durasi penanganan.

“Peran masyarakat sangat penting, tidak hanya dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya, tetapi juga dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” tambahnya.

KLH Provinsi Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi permasalahan sampah kiriman, terutama di kawasan aliran sungai dan pesisir saat memasuki musim penghujan. (Rls-Kab).

kabar Lainnya