

KABARBALI.ID – Berdasarkan penanggalan kalender tradisional Bali, hari Senin, 7 September 2026 (Soma) memuat perhitungan ala-ayuning dewasa atau padewasan (hari baik dan buruk) yang relevan untuk memandu berbagai aktivitas krama Bali.
Secara umum, hari ini dinaungi oleh Amertayoga yang sangat baik untuk memulai usaha baru maupun mencari nafkah (pengupa jiwa). Namun di sisi lain, hadirnya Rangda Tiga dan Kala Temah mengisyaratkan pantangan keras untuk melaksanakan upacara pawiwahan (pernikahan) maupun karya yadnya besar.
Masyarakat Bali diimbau mencermati rincian karakter hari agar setiap langkah yang diambil selaras dengan tatanan kearifan lokal.
Berikut adalah rincian lengkap ala-ayuning dewasa untuk Senin, 7 September 2026:
Amertayoga: Dewasa yang sangat baik untuk mendirikan bangunan, mencari pengupa jiwa (mencari nafkah), serta memulai suatu usaha atau perusahaan baru. (Alahing dewasa 3).
Asuajeg Munggah: Baik untuk membuat alat-alat pengusir hama/penakut seperti lelakut (orang-orangan sawah). Tidak baik untuk menanam padi dan jenis kacang-kacangan. (Alahing dewasa 3).
Kala Bangkung & Kala Nanggung: Tidak baik untuk mulai memelihara ternak. (Alahing dewasa 4).
Kala Jangkut: Baik untuk membuat pencar, jaring penangkap ikan, maupun perlengkapan senjata. (Alahing dewasa 4).
Kala Mretyu: Baik untuk membuat senjata, mulai berperang membela kebenaran, serta memberikan nasihat/wejangan kepada orang lain. Tidak baik untuk bersenggama dan melaksanakan segala bentuk upacara yadnya. (Alahing dewasa 3).
Kala Ngruda: Baik untuk membuat taji, keris, ranjau (sungga), bambu runcing (gelanggang), serta menyusun rencana-rencana besar. Tidak baik untuk memulai pekerjaan secara umum karena berpotensi mendapat godaan, halangan sakit keras, atau menggelar yadnya besar. (Alahing dewasa 3).
Kala Temah: Tidak baik untuk dewasa ayu (segala jenis kegiatan positif secara umum). (Alahing dewasa 3).
Macekan Wadon: Baik untuk membuat taji, tombak, keris, lan alat penangkap ikan. (Alahing dewasa 2).
Pamacekan: Baik untuk mengerjakan tanah di sawah atau tegalan, serta membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan upacara yadnya. (Alahing dewasa 2).
Rangda Tiga: Pantang atau tidak baik menggelar upacara pawiwahan (pernikahan). (Alahing dewasa 3).
Taliwangke: Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau kebun, memperbaiki pagar, serta membuat tali pengikat padi atau benda mati. Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun dan membuat tali pengikat ternak. (Alahing dewasa 3).
Selain padewasan di atas, dinamika kosmis hari Senin ini diwarnai oleh beberapa unsur wewaran dan pengaruh spiritual elementer, antara lain:
Pararasan: Laku Bintang (memiliki karakter tenang, adaptif, lan disukai orang).
Pancasuda: Bumi Kepetak (memiliki watak giat bekerja, tahan uji, lan siap menghadapi tantangan).
Ekajalaresi: Buat Astawa.
Pratiti: Jaramerana. (Kab/Red).