Bupati Adi Arnawa Terima Tim Peneliti FH Undip, Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Badung

Bupati Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja rombongan Dosen Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang di Ruang Nayaka I, Puspem Badung, Kamis (16/7).

BADUNG, KABARBALI.ID  – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja strategis dari rombongan akademisi Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Ruang Nayaka I, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi tata kelola pemerintahan berbasis riset ilmiah, Kamis (16/7/2026).

Ketua rombongan sekaligus Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FH Undip, Kadek Cahaya Susila, menyampaikan bahwa pihaknya memilih Kabupaten Badung sebagai lokus penelitian nasional yang mencakup tiga klaster krusial. Ketiganya meliputi bidang Perpajakan dan Keuangan Daerah, Keterbukaan Informasi Publik, serta Kebijakan Pengupahan. Rekomendasi riset ini diharapkan mampu memberikan masukan konstruktif bagi pemda.

Bupati Adi Arnawa menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai keterlibatan kalangan akademisi sangat penting untuk menguji sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan di Gumi Keris agar tetap akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam forum tersebut, Adi Arnawa memaparkan postur Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung yang dominan ditopang oleh sektor pariwisata. Oleh sebab itu, menjaga keberlanjutan industri pariwisata menjadi harga mati yang diwujudkan lewat akselerasi pembangunan fisik dan layanan digital.

“Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen menjaga sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Salah satu upaya konkret yang kami lakukan adalah mempercepat pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan sejumlah ruas jalan baru, sehingga wisatawan yang datang merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan yang optimal,” tegas Adi Arnawa.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa integrasi teknologi informasi ke dalam sistem kerja aparatur menjadi kunci utama agar birokrasi berjalan lebih lincah dan efektif. Di bidang perpajakan, pihaknya memastikan seluruh instrumen penarikan pajak daerah berjalan lurus sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Ia berharap riset dari FH Undip ini melahirkan formula kebijakan baru yang adaptif bagi kemajuan Badung. Turut hadir mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut di antaranya Asisten I Setda Badung Luh Suryaniti, Asisten III I Wayan Wijana, Kadis Kominfo I Ketut Gede Artha, Kadis Perikanan I Nyoman Suardana, serta perwakilan BPKAD dan Bagian Hukum Setda Badung. (Gus-Kab).

kabar Lainnya