Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK TI dan SMK Pariwisata Mengwitani, Rasniathi Adi Arnawa: “Miliki Keberanian untuk Berkata ‘TIDAK’!”

Bunda Anti Narkoba Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMK TI dan SMK Pariwisata Mengwitani, Kamis (16/7).

BADUNG, KABARBALI.ID – Sebagai bagian dari komitmen nyata gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika yang berkelanjutan, Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, kembali turun langsung menyapa generasi muda. Langkah preventif ini dilakukan dengan menyasar momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di dua lembaga pendidikan sekaligus, yakni SMK TI Mengwitani dan SMK Pariwisata Mengwitani, Abiansemal, Badung.

Kehadiran istri Bupati Badung ini menegaskan bahwa sosialisasi pencegahan barang haram tersebut tidak boleh kendor. Edukasi harus digencarkan secara menyeluruh, berkesinambungan, dan menyentuh lingkungan pendidikan yang menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Dalam arahannya di hadapan ratusan siswa baru, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa masa peralihan remaja menuju jenjang pendidikan menengah atas adalah fase yang sangat krusial. Pada fase ini, anak-anak mulai mencari jati diri dan rentan terhadap berbagai pengaruh negatif dari luar.

Rasniathi juga memberikan peringatan khusus mengenai pergeseran modus peredaran narkoba yang kian cerdik dan menyasar kalangan pelajar. Saat ini, banyak zat adiktif yang disamarkan menyerupai camilan, permen, hingga minuman kemasan kekinian.

“Jangan pernah menerima makanan, minuman, ataupun barang dari orang yang belum kalian kenal dengan baik. Miliki keberanian untuk berkata ‘TIDAK’ dengan tegas jika diajak melakukan hal-hal yang berisiko atau mencurigakan. Jangan ragu melapor kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang apabila menemukan kejanggalan di sekitar kalian,” tegas Rasniathi Adi Arnawa disambut riuh antusiasme siswa, kamis (16/7/2026).

Lebih lanjut, Bunda Anti Narkoba Badung mengajak pihak sekolah dan orang tua siswa untuk bahu-membahu memperluas ruang kreativitas positif bagi anak-anak. Menurutnya, benteng terbaik dari pengaruh narkoba adalah kesibukan remaja dalam mengembangkan minat bakat, aktivitas budaya, keagamaan, serta menjaga lingkaran pergaulan yang sehat.

Kegiatan sosialisasi yang diselingi dengan sesi kuis interaktif berhadiah ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung, jajaran kepala sekolah, serta komite guru dari kedua SMK swasta tersebut. Rangkaian kunjungan ini dipastikan akan terus bergulir secara berkala menyasar sekolah-sekolah di seluruh kecamatan se-Kabupaten Badung. (Gus-Kab).

kabar Lainnya