Konser Musik Berlatar Danau Beratan ! Sunset di Kebun 2026 Padukan Hindia, Seni Budaya, lan Edukasi Flora

Sunset di Kebun Series 2026 di Kebun Raya Bali sukses sedot ribuan pengunjung. Hadirkan Hindia, .Feast, hingga kampanye konservasi tanaman Hoya.

TABANAN, KABARBALI.ID – Gelaran festival musik dan edukasi lingkungan tahunan, Sunset di Kebun Series 2026, sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai kalangan di Kebun Raya Bali, Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Event garapan PT Mitra Natura Raya (MNR) yang berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini tampil unik dengan memadukan pertunjukan musik papan atas, keindahan panorama pegunungan berlatar Danau Beratan, edukasi konservasi, serta nuansa seni budaya lokal Bali.

Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, menyampaikan bahwa Sunset di Kebun dirancang khusus sebagai jembatan untuk menyampaikan pesan pelestarian alam kepada generasi muda melalui cara yang populer dan relevan.

“Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan musik berkualitas, tetapi juga diajak mengenal pentingnya konservasi tumbuhan serta menikmati suasana keasrian Kebun Raya,” ujar Marga Anggrianto, Senin (27/6/2026).

Suasana ribuan pengunjung saat memadati area panggung Sunset di Kebun Series 2026 yang dikelilingi lanskap hijau Kebun Raya Bali, Baturiti, Tabanan.

Tropical Rainforest

Atmosfer festival makin berkesan lewat panggung utama bertema Tropical Rainforest yang dihiasi dekorasi tanaman begonia khas Kebun Raya Bali serta aksen kain poleng. Penampilan musisi kenamaan Tanah Air seperti Hindia, .Feast, hingga Nadin Amizah berhasil membius penonton yang memadati area panggung. Tak hanya itu, ruang eksplorasi juga diberikan kepada band dan seniman lokal Bali untuk tampil satu panggung bersama musisi nasional.

Menariknya, di samping suguhan hiburan, para pengunjung diperkenalkan dengan tanaman Hoya—salah satu spesies flora endemik Nusantara yang menjadi maskot edukasi event kali ini. Beragam aktivitas interaktif turut digelar, mulai dari workshop pembuatan Kokedama Hoya, pot painting, merangkai bunga, hingga kelas meracik parfum alami.

Guna mendukung gerakan ramah lingkungan, Sunset di Kebun 2026 secara konsisten menekan penggunaan plastik sekali pakai, menerapkan pengelolaan sampah terpadu, serta mengusung kampanye Bike to Sunset untuk mengajak penonton mengayuh sepeda menuju lokasi demi meminimalisasi emisi karbon.

“Kami berharap acara ini terus menjadi ruang publik yang menyenangkan bagi keluarga, sekaligus wadah mengedukasi generasi muda tentang nilai-nilai konservasi alam dengan cara yang santai,” tutup Marga. (Irw-Kab).

kabar Lainnya