Prakiraan Cuaca Bali BMKG, Senin 25 Mei 2026, Dominiasi Mendung, Kintamani-Karangasem Hujan Ringan

DENPASAR, KABARBALI.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Bali yang berlaku mulai hari ini, Senin (25/5/2026).

Masyarakat dan wisatawan diimbau waspada terhadap potensi hujan ringan di wilayah dataran tinggi serta ancaman gelombang laut berkategori sedang di jalur penyeberangan selatan.

Berdasarkan data resmi BMKG, cuaca di Pulau Dewata secara umum didominasi kondisi berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan diprediksi akan mengguyur wilayah Tabanan, Karangasem, dan Bangli, khususnya kawasan wisata Kintamani.

Suhu udara di Bali hari ini diperkirakan bergerak di angka 17 hingga 31 derajat Celsius. Kawasan Kintamani, Bangli, mencatat suhu terendah yakni 17 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 98 persen.

Sebaliknya, Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung menjadi wilayah terpanas dengan suhu maksimal menyentuh 31 derajat Celsius.

Berikut rincian lengkap prakiraan cuaca di 9 kabupaten/kota di Bali menurut data BMKG:

Warning Gelombang Tinggi di Jalur Penyeberangan

Selain kondisi cuaca di darat, BMKG juga merilis peringatan dini terkait kondisi perairan Bali yang berlaku selama tiga hari ke depan, 25–28 Mei 2026. Pola pergerakan angin saat ini bertiup dari arah Timur ke Selatan dengan kecepatan yang cukup signifikan, berkisar antara 4 hingga 25 knot.

Kondisi angin ini memicu kenaikan tinggi gelombang laut yang masuk dalam kategori Sedang (1,25 hingga 2,5 meter) di sejumlah titik vital penyeberangan Bali.

“Kami mengimbau kepada operator kapal, nelayan, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. Tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan selatan, termasuk jalur penyeberangan padat seperti Selat Badung dan Selat Lombok bagian selatan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026).

Ada empat wilayah perairan utama yang wajib diwaspadai oleh para pelaku aktivitas bahari dan logistik laut, antara lain:

  1. Selat Badung (Jalur penyeberangan Sanur – Nusa Penida)

  2. Selat Bali Bagian Selatan (Jalur penyeberangan Ketapang – Gilimanuk)

  3. Selat Lombok Bagian Selatan (Jalur penyeberangan Padangbai – Lembar)

  4. Perairan Selatan Pulau Bali

Bagi wisatawan yang hendak melakukan aktivitas wisata air (water sports) atau penyeberangan menggunakan fast boat, diharapkan terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala guna memastikan keamanan perjalanan. (Kab).

kabar Lainnya