

BADUNG, KABARBALI.ID – Pengurus dan jajaran anggota Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung kembali menggaungkan ajaran Tri Hita Karana melalui aksi nyata kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan. Kegiatan bulanan keagamaan ini dipusatkan di Pura Sada, Desa Adat Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (23/10/2026).
Rangkaian acara diawali dengan persembahyangan bersama demi memohon keselamatan dan kerahayuan jagat. Usai prosesi persembahyangan, WHDI Badung menyerahkan tali kasih berupa 10 paket sembako kepada para pemangku, disusul aksi mereresik (pembersihan kawasan pura), serta penanaman 10 bibit tanaman pelindung dan tanaman upakara.
Pohon yang ditanam di lingkungan Pura Sada tersebut meliputi 3 bibit pohon sandat, 3 bibit pohon cempaka, serta 4 bibit pohon pucuk guna menjaga kesucian dan keasrian areal pura.
Ketua WHDI Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, hadir secara langsung memimpin rombongan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat bersilaturahmi dengan para penglingsir, pemaksan, serta pengempon Pura Sada Desa Adat Kuta.
“Kami Wanita Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Badung bersinergi dengan WHDI Kecamatan Kuta melaksanakan kegiatan sosial ini sebagai penjabaran sradha bhakti dan ajaran Tri Hita Karana. Sekaligus, kami memohon lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa semoga Provinsi Bali, Kabupaten Badung, Kecamatan Kuta, dan kita semua senantiasa diberikan kerahayuan, kesehatan, kesejahteraan, serta Kabupaten Badung gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,” ujar Ny. Yunita Alit Sucipta.
Kehadiran rombongan WHDI Kabupaten Badung disambut hangat oleh Petengen Ketut Loka Santi selaku perwakilan pengempon dan pemaksan Pura Sada Desa Adat Kuta. Pihaknya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan, baik bantuan sembako untuk pemangku maupun aksi pelestarian lingkungan pura.
Kegiatan bernuansa spiritual dan sosial ini turut dihadiri oleh perwakilan Camat Kuta, perwakilan Gatriwara Ny. Graha Wicaksana, Lurah Kuta Gusti Ayu Putu Erawati, Jro Mangku Gede Pura Sada Kuta I Wayan Sudra, serta jajaran pengurus WHDI Kabupaten Badung dan Kecamatan Kuta.
Seluruh rangkaian agenda sosial dan keagamaan tersebut kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah serta arisan rutin yang bertempat di kawasan Pantai Jerman, Kuta. (Gus-Kab).