KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Peristiwa kebakaran melanda permukiman warga di Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung pada Selasa (9/6/2026) pagi.
Kobaran api yang cepat membesar menghanguskan sebagian bangunan dapur serta kamar tidur rumah tinggal milik warga setempat.
Pemilik rumah, I Nengah Kariada (45) dan I Komang Suartika yang bekerja sebagai wiraswasta, tidak menyadari kemunculan awal api. Beruntung, amukan si jago merah tidak sampai merembet ke seluruh kompleks bangunan rumah berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar.
Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Hal tersebut diperkuat karena pemilik rumah memastikan tidak ada aktivitas menyalakan dupa maupun kompor yang menyala sebelum kebakaran terjadi.
“Kejadian api sudah sangat besar dan awalnya tidak diketahui oleh pemilik. Api telah melalap sebagian bangunan dapur dan kamar tidur. Beruntung tidak semua bangunan terbakar. Dugaan sementara kebakaran berawal dari korsleting, karena tidak menyalakan dupa atau kompor sudah tidak hidup,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Dewa Putu Suwarbawa, Selasa.
Dijelaskan, sebanyak tiga armada pemadam kebakaran, termasuk Unit Tenos kapasitas 4.000 liter, Ajax Besar, serta Unit Tangki kapasitas 6.000 liter diterjunkan ke lokasi guna mengisolasi pergerakan api.
“Api sudah dapat dipadamkan bersama, dibantu oleh masyarakat,” ujarnya.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat amukan si jago merah ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (Sta-Kab).