

DENPASAR, KABARBALI.ID – Semangat gotong royong dan tradisi menyama braya menjadi kekuatan utama krama Desa Adat Kepaon dalam melangsungkan Karya Atma Wedana Baligia Punggel dan Mepandes Masal.
Sinergi harmonis antara Desa Adat, Lembaga Perkreditan Desa (LPD), pemerintah, serta seluruh komponen warga mendapat apresiasi khusus dari Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.
Wawali Arya Wibawa menghadiri langsung pelaksanaan Upacara Mepandes serangkaian karya tersebut di Jaba Pura Dalem Penataran Suwung, Desa Adat Kepaon, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (7/9/2026).
Arya Wibawa menegaskan bahwa pelaksanaan upacara pitra yadnya dan manusia yadnya secara bersama-sama ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban keagamaan, melainkan bukti nyata implementasi nilai Vasudhaiva Kutumbakam atau semangat menyatunya persaudaraan.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan krama Desa Adat Kepaon. Sinergi antara Desa Adat, LPD, Pemerintah, dan seluruh pihak menjadi kekuatan dalam menyukseskan karya sekaligus meringankan beban masyarakat,” ujar Arya Wibawa.
Sementara itu, Bendesa Adat Kepaon, AA Ketut Wirya, didampingi Ketua Panitia I Gusti Ketut Mayun Mahardika membeberkan bahwa upacara kolektif ini digelar untuk membantu dan meringankan beban finansial krama desa.
Rangkaian Atma Wedana Baligia Punggel diikuti oleh 104 peserta, sedangkan Mepandes Masal diikuti oleh 194 peserta.
Puncak Upacara Mepandes sukses dilaksanakan pada Senin (7/9/2026), sedangkan Puncak Karya Atma Wedana Baligia Punggel dijadwalkan berlangsung pada Buda Umanis Wuku Prangbakat, Rabu, 16 September 2026 mendatang.
“Tujuan utama kami adalah meringankan beban masyarakat atau krama desa. Dengan dilaksanakan bersama, rasa kebersamaan dan menyama braya juga semakin kuat,” ungkap AA Ketut Wirya.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Denpasar sekaligus menegaskan komitmen Pemkot untuk terus mengawal keberadaan adat, tradisi, dan budaya Bali di tengah arus modernisasi perkotaan.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut menyerahkan bantuan dana hibah dari Pemkot Denpasar guna mendukung kelancaran operasional dan pelaksanaan rangkaian karya di Desa Adat Kepaon.
Arya Wibawa berharap tradisi gotong royong pelaksanaan karya masal ini dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda Kota Denpasar.
“Inilah kekuatan masyarakat Bali, ketika semua bersatu dan bergotong royong, berbagai hal yang berat dapat dilaksanakan bersama. Semangat menyama braya seperti ini harus terus kita jaga,” pungkas Arya Wibawa.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Putu Agus Jayadi, Camat Denpasar Selatan I Kadek Ermanto, serta para Bendesa Adat se-Kota Denpasar. (Irw-Kab).