

KABARBALI.ID – Berdasarkan perhitungan Kalender Bali (Wariga), hari Sabtu, 17 Oktober 2026 bertepatan dengan Rahina Saniscara Paing Wuku Kulawu.
Pada hari ini, terdapat sejumlah perhitungan Ala Ayuning Dewasa (hari baik dan buruk) yang menjadi acuan penting bagi masyarakat Hindu di Bali dalam melangsungkan berbagai kegiatan adat, keagamaan, maupun usaha mandiri.
Secara umum, Sabtu Saniscara Paing Kulawu dinaungi oleh unsur Pararasan Laku Api, Pancasuda Satria Wibawa, dan Ekajalaresi Suka Rahayu. Kombinasi ini memancarkan energi kewibawaan, keberanian, serta kebahagiaan bagi mereka yang menjalankan aktivitas positif.
Berikut ulasan lengkap panduan Ala Ayuning Dewasa untuk Sabtu, 17 Oktober 2026:
Berdasarkan Dewasa Nawa Sanga dan Wewaran, hari ini sangat mendukung berbagai aktivitas spiritual, pendidikan, hingga pergerakan ekonomi:
Spiritual & Penyucian Diri (Amerta Danta): Sangat baik untuk melaksanakan tapa, brata, yoga, semadi, serta upacara penyucian diri (melukat).
Membuka Usaha & Pertanian (Amerta Gati): Hari yang ideal bagi Anda yang ingin memulai suatu unit usaha baru, melakukan grand opening, maupun memulai kegiatan bercocok tanam.
Pendidikan & Keterampilan (Dina Jaya): Memiliki energi keunggulan, sangat baik untuk memulai belajar menari, menuntut ilmu pengetahuan, atau mengasah keterampilan baru.
Peternakan (Kala Upa): Mengandung keberkahan untuk mulai memelihara bibit ternak (wewalungan).
Perjalanan & Yadnya (Catur Laba): Sangat disarankan jika hendak berpergian menuju arah utara. Hari ini juga baik untuk penyelenggaraan Manusa Yadnya (seperti mewanten/mewinten) serta Pitra Yadnya.
Meskipun memiliki banyak hari baik untuk sektor usaha dan spiritual, ada beberapa hal krusial yang hendaknya dihindari pada hari Sabtu ini:
Pernikahan & Atiwa-Tiwa (Carik Walangati): Dilarang/tidak baik untuk menggelar upacara pernikahan (wiwaha), upacara kematian/pengabroan (atiwa-tiwa/ngaben), serta membangun rumah baru.
Pindah Rumah & Ternak Tertentu (Kala Rumpuh): Hindari melakukan prosesi pindah rumah baru, serta tidak disarankan memulai pemeliharaan ternak seperti ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, atau babi.
Pararasan (Laku Api): Bersemangat, tegas, serta memiliki dorongan energi yang kuat.
Pancasuda (Satria Wibawa): Memancarkan keluhuran, dihormati, dan mendapatkan kewibawaan dalam setiap tindakan kebajikan.
Ekajalaresi (Suka Rahayu): Menjanjikan ketenangan, keselamatan, dan kebahagiaan batin.
Pratiti (Separsa): Melambangkan kepekaan rasa dan interaksi sosial yang harmonis. (Kab/Red).